Sore hari jam 15.00. Ami baru ingat kalo
dia mendapat tugas membuat kliping Bahasa Jawa. Ia minta aku mengantarnya
membeli Jaya Baya bekas. Dimana lagi membelinya kalau bukan di Blitar. Yah,
yang paling gampang, memang langsung ke Blitar. Di Jalan Semeru, di depan toko
buku Restu, pernah kulihat berjejer-jejer penjual majalah bekas.
Jarak rumah kami ke Blitar kurang lebih
12 km. Karenanya gak mungkin menempuh jarak sejauh itu hanya untuk membeli
majalah bekas seharga 2000. Agar tidak nanggung, aku mulai mendata beberapa
keperluan. Diantaranya: aku harus menarik uang dari mesin atm, memperbaiki tas
Ami yang resluitingnya rusak, pres mika ijazah Ami dan membeli majalah bekas.


