Minggu, 13 Maret 2016

Hidup, Sebuah Perjalanan



      Sore hari jam 15.00. Ami baru ingat kalo dia mendapat tugas membuat kliping Bahasa Jawa. Ia minta aku mengantarnya membeli Jaya Baya bekas. Dimana lagi membelinya kalau bukan di Blitar. Yah, yang paling gampang, memang langsung ke Blitar. Di Jalan Semeru, di depan toko buku Restu, pernah kulihat berjejer-jejer penjual majalah bekas.
      Jarak rumah kami ke Blitar kurang lebih 12 km. Karenanya gak mungkin menempuh jarak sejauh itu hanya untuk membeli majalah bekas seharga 2000. Agar tidak nanggung, aku mulai mendata beberapa keperluan. Diantaranya: aku harus menarik uang dari mesin atm, memperbaiki tas Ami yang resluitingnya rusak, pres mika ijazah Ami dan membeli majalah bekas.

Ketika Harga Cabe Melambung Tinggi

Hasil gambar untuk cabeWow harga cabe melangit. Hari ini tembus angka limapuluh ribu. Di pandeglang konon malah sampai delapanpuluh ribu. Selamat ya bagi para petani cabe. Selamat menikmati penghasilan yang lumayan baik. Selmat juga bagi olahan masakan dengan sensasi pedas. Selamat meringis maksudnya. Karena harus merogoh lebih dalam lagi demi mendapatkan sensasi pedas.

Bagi kami hidangan bercabe ini wajib hukumnya. Masakan yang tidak mengandung cabe itu kurang menggigit dan tidak menimbulkan selera makan. Hambar. Sama hambarnya dengan makanan yang tak berasa asin. Itu sebabnya perkembangan harga cabe menjadi hal yang layak di-kepoin

Jumat, 11 Maret 2016

Seandainya ...

Ingatanku melayang ke masa tiga tahun silam. Kala itu seorang siswa perempuan, sebut saja Alya, ,kelas X menangis di ruang BK. Ia menyatakan ingin keluar dari sekolah, padahal ia belum menyelesaikan satu semester. Tentu saja ini menjadi perhatian kami semua. Aneh saja. Baru beberapa bulan masuk sekolah sudah ingin keluar.  Kami desak ia untuk menyampaikan alasannya. Ketika ia membeberkan alasannya, kami sulit memahami alasan itu.

Katanya, ia harus pergi ke Lampung untuk menemui seseorang. Katanya pula, orang yang akan ditemui itu adalah calon suaminya. Mereka berkenalan melalui facebook. Ceritanya panjang lebar dan semakin panjang ia berusaha meyakinkan kami, semakin kami merasa aneh dengan cerita itu. Kami berkesimpulan bahwa ia sedang menghadapi masalah besar.

Perempuan Itu Perkasa Loh

Perempuan itu memang kuat. Boleh juga disebut perkasa. Pagi ini di sepanjang perjalanan kudapati perempuan perempuan perkasaitu. Hari sudah beranjak siang ketika sepeda motor yang kukendarai melintasi tikungan pleret. Kupacu sepeda motorku dengan kecepatan rendah. Sengaja! Aku tidak punya alasan untuk terburu-buru pagi ini.

Rabu, 09 Maret 2016

Hoax!!

Speechless. Benar benar kehilangan kata-kata ketika membaca pesan di grup WA tadi pagi. Salah seorang teman kuliah nge-share informasi tentang ditemukannya sertifikat pendidik atas nama seseorang yang ditemukan di jok bus jurusan Malang-Probolinggo.Pesan itu juga dilengkapi foto sertifikat si empunya. Ada himbauan untuk meneruskan pesan itu  ke grup lain.

Sebetulnya  pesan ini beberapa waktu yang lalu sudah pernah dikirimkan oleh seseorang di grup yang berbeda. Pesannya sama persis. Kelihatannya orang yang nge-share pesan memang hanya meneruskan dan melakukan pengeditan sama sekali. Aku tahu betapa besar perjuangan yang dilakukan seorang guru untuk mendapatkan sertifikat seperti itu. Aku tak bisa membayangkan betapa sedihnya orang yang kehilangan sertifikat ini. Dalam hati aku berdoa semoga sertifikat tersebut segera bertemu dengan pemiliknya.


Yes!!

Kelas adalah kumpulan dari pribadi pribadi unik.  Setidaknya ada tigapuluh lima siswa dalam satu kelas. Setiap siswa dalam kelas itu adalah pribadi yang unik. Lingkunganlah yang menyumbangkan andil besar membentuk keunikan itu. Dalam kelas yang merupakan sebuah kelompok,  pribadi pribadi unik ini saling berinteraksi membentuk karakteristik kelompok.

Karakteristik kelas jurusan teknik secara umum memang unik. Sembilanpuluh sembilan koma sembilan puluh sembilan persen siswanya berjenis kelamin cowok. Bahasa komunikasi mereka cenderung kasar, mengabaikan perasaan. Suka menantang dan suka ditantang. Tidak suka diremehkan tetapi selalu hobi meremehkan orang lain. Tidak bertanggungjawab, tidak disiplin dan cenderung tidak mau mengikuti aturan.

Selasa, 08 Maret 2016

Serunya Jadi Siswa SMK (1)

Hari ni aku disamperin beberapa siswa untuk ngobrol ringan. Saat ini mereka sedang menjalani masa-masa penting, tahun terakhir SMK. Aku jadi ingat obrolan dengan salah seorang teman yang juga guru SMK. Si teman saya ini dalah guru mata diklat produktif, yaitu mata diklat utama bagi siswa SMK. Bisa dibilang, dialah guru SMK yang sesungguhnya.

Waktu itu dia bertanya, "Sejak kapan ngajar di SMK?". Kubilang, "Tahun 2009". "Sebelumnya?". Wah dia kepo juga nih. Tapi aku jawab juga pertanyaannya, "Mengajar di MA". Maka dengan muka ceria penuh kebanggaan si teman saya itu berkata, "Seru kan ngajar di SMK"