Tampilkan postingan dengan label catatan sang guru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label catatan sang guru. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Maret 2016

Seandainya ...

Ingatanku melayang ke masa tiga tahun silam. Kala itu seorang siswa perempuan, sebut saja Alya, ,kelas X menangis di ruang BK. Ia menyatakan ingin keluar dari sekolah, padahal ia belum menyelesaikan satu semester. Tentu saja ini menjadi perhatian kami semua. Aneh saja. Baru beberapa bulan masuk sekolah sudah ingin keluar.  Kami desak ia untuk menyampaikan alasannya. Ketika ia membeberkan alasannya, kami sulit memahami alasan itu.

Katanya, ia harus pergi ke Lampung untuk menemui seseorang. Katanya pula, orang yang akan ditemui itu adalah calon suaminya. Mereka berkenalan melalui facebook. Ceritanya panjang lebar dan semakin panjang ia berusaha meyakinkan kami, semakin kami merasa aneh dengan cerita itu. Kami berkesimpulan bahwa ia sedang menghadapi masalah besar.

Rabu, 09 Maret 2016

Yes!!

Kelas adalah kumpulan dari pribadi pribadi unik.  Setidaknya ada tigapuluh lima siswa dalam satu kelas. Setiap siswa dalam kelas itu adalah pribadi yang unik. Lingkunganlah yang menyumbangkan andil besar membentuk keunikan itu. Dalam kelas yang merupakan sebuah kelompok,  pribadi pribadi unik ini saling berinteraksi membentuk karakteristik kelompok.

Karakteristik kelas jurusan teknik secara umum memang unik. Sembilanpuluh sembilan koma sembilan puluh sembilan persen siswanya berjenis kelamin cowok. Bahasa komunikasi mereka cenderung kasar, mengabaikan perasaan. Suka menantang dan suka ditantang. Tidak suka diremehkan tetapi selalu hobi meremehkan orang lain. Tidak bertanggungjawab, tidak disiplin dan cenderung tidak mau mengikuti aturan.

Kamis, 28 November 2013

Hari Guru: Aku dan Kalian



Setiap hari kita bertemu. Kita melewati hampir setiap saat untuk bersama. Kita saling mengisi, saling melengkapi, saling belajar dan saling membutuhkan. Itu artinya kita adalah sepasang sahabat. Lebih tepatnya, waktu memaksa kita untuk bersahabat.
Sebagai sahabat, seharusnya kita saling mendamaikan. Kita tidak saling menyakiti satu dengan yang lain.  Seharusnya kita saling berbagi rasa nyaman.  Tapi faktanya tidak selalu demikian. Karena satu dan lain hal, kita menjadi saling menyakiti.