Ingatanku melayang ke masa tiga tahun silam. Kala itu seorang siswa perempuan, sebut saja Alya, ,kelas X menangis di ruang BK. Ia menyatakan ingin keluar dari sekolah, padahal ia belum menyelesaikan satu semester. Tentu saja ini menjadi perhatian kami semua. Aneh saja. Baru beberapa bulan masuk sekolah sudah ingin keluar. Kami desak ia untuk menyampaikan alasannya. Ketika ia membeberkan alasannya, kami sulit memahami alasan itu.
Katanya, ia harus pergi ke Lampung untuk menemui seseorang. Katanya pula, orang yang akan ditemui itu adalah calon suaminya. Mereka berkenalan melalui facebook. Ceritanya panjang lebar dan semakin panjang ia berusaha meyakinkan kami, semakin kami merasa aneh dengan cerita itu. Kami berkesimpulan bahwa ia sedang menghadapi masalah besar.
Sekolah tidak hanya pada lembaga formal. Setiap apa yang terjadi dalam hidup ini adalah pelajaran
Jumat, 11 Maret 2016
Perempuan Itu Perkasa Loh
Perempuan itu memang kuat. Boleh juga disebut perkasa. Pagi ini di sepanjang perjalanan kudapati perempuan perempuan perkasaitu. Hari sudah beranjak siang ketika sepeda motor yang kukendarai melintasi tikungan pleret. Kupacu sepeda motorku dengan kecepatan rendah. Sengaja! Aku tidak punya alasan untuk terburu-buru pagi ini.
Rabu, 09 Maret 2016
Hoax!!
Speechless. Benar benar kehilangan kata-kata ketika membaca pesan di grup WA tadi pagi. Salah seorang teman kuliah nge-share informasi tentang ditemukannya sertifikat pendidik atas nama seseorang yang ditemukan di jok bus jurusan Malang-Probolinggo.Pesan itu juga dilengkapi foto sertifikat si empunya. Ada himbauan untuk meneruskan pesan itu ke grup lain.
Sebetulnya pesan ini beberapa waktu yang lalu sudah pernah dikirimkan oleh seseorang di grup yang berbeda. Pesannya sama persis. Kelihatannya orang yang nge-share pesan memang hanya meneruskan dan melakukan pengeditan sama sekali. Aku tahu betapa besar perjuangan yang dilakukan seorang guru untuk mendapatkan sertifikat seperti itu. Aku tak bisa membayangkan betapa sedihnya orang yang kehilangan sertifikat ini. Dalam hati aku berdoa semoga sertifikat tersebut segera bertemu dengan pemiliknya.
Sebetulnya pesan ini beberapa waktu yang lalu sudah pernah dikirimkan oleh seseorang di grup yang berbeda. Pesannya sama persis. Kelihatannya orang yang nge-share pesan memang hanya meneruskan dan melakukan pengeditan sama sekali. Aku tahu betapa besar perjuangan yang dilakukan seorang guru untuk mendapatkan sertifikat seperti itu. Aku tak bisa membayangkan betapa sedihnya orang yang kehilangan sertifikat ini. Dalam hati aku berdoa semoga sertifikat tersebut segera bertemu dengan pemiliknya.Yes!!
Kelas adalah kumpulan dari pribadi pribadi unik. Setidaknya ada tigapuluh lima siswa dalam satu kelas. Setiap siswa dalam kelas itu adalah pribadi yang unik. Lingkunganlah yang menyumbangkan andil besar membentuk keunikan itu. Dalam kelas yang merupakan sebuah kelompok, pribadi pribadi unik ini saling berinteraksi membentuk karakteristik kelompok. Karakteristik kelas jurusan teknik secara umum memang unik. Sembilanpuluh sembilan koma sembilan puluh sembilan persen siswanya berjenis kelamin cowok. Bahasa komunikasi mereka cenderung kasar, mengabaikan perasaan. Suka menantang dan suka ditantang. Tidak suka diremehkan tetapi selalu hobi meremehkan orang lain. Tidak bertanggungjawab, tidak disiplin dan cenderung tidak mau mengikuti aturan.
Selasa, 08 Maret 2016
Serunya Jadi Siswa SMK (1)
Hari ni aku disamperin beberapa siswa untuk ngobrol ringan. Saat ini mereka sedang menjalani masa-masa penting, tahun terakhir SMK. Aku jadi ingat obrolan dengan salah seorang teman yang juga guru SMK. Si teman saya ini dalah guru mata diklat produktif, yaitu mata diklat utama bagi siswa SMK. Bisa dibilang, dialah guru SMK yang sesungguhnya.Waktu itu dia bertanya, "Sejak kapan ngajar di SMK?". Kubilang, "Tahun 2009". "Sebelumnya?". Wah dia kepo juga nih. Tapi aku jawab juga pertanyaannya, "Mengajar di MA". Maka dengan muka ceria penuh kebanggaan si teman saya itu berkata, "Seru kan ngajar di SMK"
Senin, 07 Maret 2016
The Radio
Aku punya kebiasaan mendengarkan
radio sambil menjalani aktifitas pagi. Stasiun radio
favoritku ini selalu mengawali
siarannya dengan acara pengajian, jam lima pagi sampai jam enam. Pas banget
kan. Saat itu aku sudah sholat subuh dan mulai menjerang air, cooking
rice dan cuci piring.
Jam enam acara pengajian selesai
dilanjutkan dengan beberapa acara informative seperti Kabar pasar. Acara ini
memantau harga sembako di wilayah kami. Reporternya mengunjungi pasar tradisional
secara bergantian. Banyak sih acara acara yang menarik, tetapi karena harus
berangkat kerja, biasanya aku hanya kebagian sepotong sepotong saja.
Minggu, 06 Maret 2016
Ngomongin Jodoh
Baca tulisan bang Syaiha itu bikin hati tergelitik. Kali ini yang menggelitik ku adalah tulisannya yang berjudul : Ketika Cintamu tak direstui.Aku jadi mikir nih. Bukan karena aku mengalami nasip seperti gadis yang ada dalam tulisan bang syaiha tetapi karena aku berada di pihak seberangnya.Bila dua generasi diperhadapkan anak dan orangtua, posisiku adalah posisi orangtua.
gambar diambil dari sini
Dari jaman dulu, masalah cinta sejoli yang tidak direstui orangtua ini memang sudah heboh. Biasanya pembahasan tidak berimbang. Bila dipertentangkan, sudut pandangnya dari sisi anak muda. Sehingga kesannya pihak orangtua yang kebangetan. Mereka egois, tidak memahami perasaan anak muda dan lain sebagainya.
Langganan:
Postingan (Atom)