Moment ujian pengakhiran selalu penting. Banyak kegiatan
yang harus dikerjakan dan membuat jadwal kerja menjadi padat luar biasa. Tetapi
kali ini bukan masalah pekerjaan utama yang membuat “istimewa”. Ah tidak bisa dikatakan bukan utama juga sih.
Tahun ini, anak kedua mempersiapkan diri alih jenjang
pendidikan. Wush... istilahnya terlalu keren kali ya. Dia cuma akan berpindah
jenjang dari jenjang pendidikan dasar akhir ke jenjang pendidikan menengah.
Dari setingkat SMP ke tingkat SMA.
Perjuanganku dimulai dari awal semester ganjil. Aku melihat
dia sangat tidak antusias dengan urusan belajar. Selalu ada kegiatan lain yang
menyita perhatiannya. Kurasa dia memang berkebutuhan khusus. Dia bisa bertahan
beberapa jam berada di depan PC jadulnya untuk melakukan apa saja. Minatnya
pada desain grafis membuatku merasa menghadapi dilema.
