Aku sudah ikut grup semacam itu, jadi aku hanya menyimak dan tidak merespon. Tampaknya ada yang masih asing dengan grup seperti itu, maka muncullah dialog yang menanyakan tentang grup itu. Grup yang ditawarkan Ilham itu adalah grup di luar komunitas. Entah siapa yang mulai tiba tiba ada yang mengusulkan membuat grup seperti itu untuk anak anak komunitas. Usulan ini segera mendapat sambutan dari yang lain. Nah kali ini aku meresponnya. Yah semacam memberikan testimoni tentang keikutsertaanku di grup serupa.
Sekolah tidak hanya pada lembaga formal. Setiap apa yang terjadi dalam hidup ini adalah pelajaran
Minggu, 15 Januari 2017
Indahnya Harmoni
Bermula dari tawaran Ilham untuk mengikuti grup khataman Qur'an. One Week One Juz. Sebuah program membaca Al Quran rame-rame. Setiap orang mendapat jatah menyelesaikan satu juz dalam satu minggu. Karena anggotanya 30 orang maka dalam satu minggu khatamlah bacaan 30 juz.
Jangan Marah
"Kenapa sih suka sekali membagi berita berita "panas" yang memicu pertentangan?" Itu pertanyaanku kepada seorang sahabat. Tak kusangka, wajahnya langsung memerah. Tarikan napasnya semakin cepat.
"Itu adalah pilihan! Ini yang bisa kulakukan untuk agamaku!" nadanya langsung meninggi.
Aku diam. Tak ada sedikit pun niatan untuk meneruskan perbincangan. Jawaban itu membuatku tercenung beberapa hari lamanya.
Iya juga. Pilihan. Setiap orang memang berhak menentukan pilihan, dan di setiap pilihan memang ada resiko yang harus diambil.
"Itu adalah pilihan! Ini yang bisa kulakukan untuk agamaku!" nadanya langsung meninggi.
Aku diam. Tak ada sedikit pun niatan untuk meneruskan perbincangan. Jawaban itu membuatku tercenung beberapa hari lamanya.
Iya juga. Pilihan. Setiap orang memang berhak menentukan pilihan, dan di setiap pilihan memang ada resiko yang harus diambil.
Selasa, 10 Januari 2017
Antriiii
Hari ini, sembari mengalihkan rasa sakit aku buka beranda. Sekilas hanya tentang status orang yang penting bagi mereka dan tidak bagiku. Ha...ha... Yah maksudnya sudah lewatin aja. Gak usah dikepoin. Ada juga video yg sengaja ditag seseorang. Biasanya tag-tag an seperti ini mengandung sesuatu yang unik. Kalau tidak manfaatnya ya karena kelucuannya.
Selasa, 03 Januari 2017
Bagaimana Cara Anda Bersyukur?
Tiba tiba ingat kejadian beberapa tahun yang lalu. Duluuuuu sekali. Saat itu aku melakuka perjalanan dengan naik kereta. Saat itu masih cara lama. Naiknya berebut, tempat duduk pakai sistem siapa cepat dia dapat, banyak penjaja asongan yang cara jualnya maksa dan banyak peminta minta.
Macet
Menyebalkan memang. Setiap kali kesempatan ada, kondisi ok, waktu luang buat nulis, tiba tiba ide itu raib..ib...ib. padahal beberapa waktu yang lalu, ah masih tadi pagi juga, ide itu berputar putar di kepalaku. Terbayang sudah bagaimana hebohnya tulisan yang bakal lahir dengan ide itu. Beberapa kalimat awal bahkan sudah kurekam di benakku.
Tapi yah begitulah. Sayang beribu sayang munculnya ide itu di saat yang kurang tepat. Gimana mau tepat, munculnya ide itu saat aku sibuk oleh pekerjaan dapur. Tanganku umek dengan gelas piring di bawah kucuran air kran. Hu... aku pas cuci piring. Bagaimana mungkin aku meninggalkannya. tidak mungkin!
Dan, sekarang saat aku tidak nganggur, duduk manis menunggu suami antri di bank, tab sudah terbuka jari jari sudah siap mengetuts tak ada satupun ide yang mampir di otakku. Kemacetan yang super parah. Lebih parah dari macetnya jakarta.
Tuhan, aku harus menulis apa?
Tapi yah begitulah. Sayang beribu sayang munculnya ide itu di saat yang kurang tepat. Gimana mau tepat, munculnya ide itu saat aku sibuk oleh pekerjaan dapur. Tanganku umek dengan gelas piring di bawah kucuran air kran. Hu... aku pas cuci piring. Bagaimana mungkin aku meninggalkannya. tidak mungkin!
Dan, sekarang saat aku tidak nganggur, duduk manis menunggu suami antri di bank, tab sudah terbuka jari jari sudah siap mengetuts tak ada satupun ide yang mampir di otakku. Kemacetan yang super parah. Lebih parah dari macetnya jakarta.
Tuhan, aku harus menulis apa?
Minggu, 20 November 2016
Guru Era Baru
Guru Era Baru, Yess!!
Isu isu terbaru di dunia pendidikan memang luar biasa. Mengalir seperti air bah. Deras betul. Rasanya baru kemarin dihebohkan dengan UKA, UKG, kurikulum K13, Revisi Kurikulum, Guru Pembelajar dan sekarang yang gress adalah program alih fungsi.
Guru Era baru itu harus selalu up date. Harus siap menghadapi perubahan. Harus siap menerima program baru.
Jadi ingat percakapanku dengan seorang teman tujuh belas tahun yang lalu. Kata temanku itu, menjadi guru adalah karena jadi guru itu enak Jam kerjanya setengah hari. Kerjanya santai. Liburnya panjang. Entahlah, apakah ia masih akan berpendapat seperti itu, hari ini.
Hari ini, adalah hari ketiga pembekalan program alih fungsi. Baru ngeh apa itu alih fungsi. Bagaimana programnya. Dimana nyambungnya dengan GP. Pendekatan apa yag digunakan dalam program ini. Bagaimana metodenya.
Kembali positif thinking. Kembali belajar menerima perubahan.
Sumangattt
Kembali positif thinking. Kembali belajar menerima perubahan.
Sumangattt
Senin, 07 November 2016
Curhat
Satu hal yang sulit kita hindarkan dalam hidup bermasyarakat adalah curhat atau menerima curhatan. Kenapa sih kita perlu curhat? Jawaban pertanyaan ini mungkin banyak versi. Tergantung orangnya seperti apa. Tapi salah satu diantaranya adalah untuk mengungkapkan perasaan yang mengganjal dalam hati kita. Karena setiap orang bisa terjebak pada masalah yang sama maka kita bisa saja berada pada kedua posisi itu, curhater atau jadi sasaran curhat.
Langganan:
Postingan (Atom)